Fajar Paper Terima Kunjungan DPRD Provinsi Jawa Barat

Info Daerah - Selasa, 14 Februari 2023 - 14:32 WIB
Fajar Paper Terima Kunjungan DPRD Provinsi Jawa Barat
 (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, KAB.BEKASI -PT Fajar Surya Wisesa Tbk (Fajar Paper),menerima kunjungan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat pada hari Kamis, 09 Februari 2023.

Dalam Kunjungan Anggota DPRD Komisi II Provinsi Jawa Barat, H. Moch Ichsan, M., S.T. dan Hj. Yuningsih, turut hadir utusan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat, Dede Solehudin dan Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Bekasi Sayhwono Adji.

Kunjugan kali ini dalam rangka melihat dan sharing informasi mengenai Koperasi Karyawan Surya Abadi (KKSA), sebagai bentuk perhatian legislatif dan eksekutif terhadap perkembangan koperasi di Kabupaten Bekasi.

Baca berita : Fajar Paper Gelar Kegiatan Donor Darah di Awal Tahun 2023

Diketahui Koperasi Karyawan Surya Abadi (KKSA) adalah koperasi karyawan yang bernaung dan berkolaborasi dengan manajemen FajarPaper dan Serikat Pekerja PUK SP KEP SPSI PT. Fajar Surya Wisesa Tbk. berdiri dari tahun 1993 dengan akta pendirian 10595/BH/KWK.10/8 pada tanggal 06 Februari 1993. Dengan motto “Dari Kita, Oleh Kita, Untuk Kesejahteraan Anggota”.

KKSA senantiasa memperjuangkan ekonomi akar rumput, baik untuk karyawan perusahaan, masyarakat sekitar dan juga sebagai pelaku koperasi dan UMKM Kab. Bekasi. Manajemen FajarPaper turut mendukung apa yang menjadi tujuan baik dan positif dari usaha untuk kemajuan KKSA agar semakin berkembang dan bermanfaat.

Semenjak berdiri KKSA, pada tahun 2022 KKSA sudah mendapatkan beberapa penghargaan seperti Piagam dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) karena KKSA adalah koperasi yang dapat menyinergikan UMKM dengan Sektor Industri & Penghargaan Koperasi Karyawan Terbaik dalam acara Koperasi Awards Kab. Bekasi (15/11).

Baca berita : Fajar Paper Salurkan Bantuan Untuk Renovasi Musholla Nurul Iman

Tercatat dari data laporan per 31 Desember 2022, aset neraca KKSA meningkat lebih dari 19% menjadi 62 Miliar, KKSA berharap dapat semakin berkembang dan lebih baik lagi di masa depan dengan dukungan seluruh karyawan Fajar Paper, masyarakat sekitar dan dukungan dari pemerintah.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat H. Moch Ichsan, M., S.T menyampaikan apresiasinya atas keikut sertaan karyawan menjadi anggota KKSA yang sudah lebih dari 70 persen.

“Saya ketahui bahwa Pajar paper sudah banyak menyalurkan CSR, baik itu dalam infrastruktur, maupun dalam kegiatan sosial lainya. Semoga kedepannya anggota KKSA dapat dimaksimalkan dan semakin bertambah mengingat karyawan bekerja di lingkungan perusahaan juga,” tuturnya.

Baca berita : Fajar Paper Hadiri Peresmian TK Kemala Bhayangkari 57 Cikarang Utara

Pada kesempatan itu, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Yuningsih menambahkan, kehadiran pihaknya, selain berpungsi sebagai pengawas, namun lebih ingin mengetahui dan mengenal seperti apa, KKSA dari Fajar Paper. Karena pihaknya mendapatkan informasi bawha KKSA Fajar Paper menjadi koperasi andalan dengan pengelolaan manajemen yang baik.

Lanjutnya, kunjungan ke KKSA akan menjadi referensi dan masukan kepada pihaknya untuk dijadikan contoh terhadap koperasi lainnya.

“Kami mendengar bahwa KKSA selalu menjadi koperasi andalan dengan manajemen yang baik sehingga KKSA dapat menjadi contoh untuk koperasi lainnya,” tuturnya.

Baca berita : Fajar Paper memulai kegiatan GEMARI BUMITANIK bagi Karyawan Pra Pensiun

Ia menyampaikan bahwa pengenalan terhadap koperasi, sehingga tak sedikit orang yang pada akhirnya melakukan pinjaman diluar koperasi atau bank,

“Dengan percontohan yang dilaksanakan KKSA kita dapat melihat bahwa lebih aman dan transparan jika melalui koperasi,” ungkapnya.

sementara itu, Perwakilan Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat Dede Solehudin menyampaikan Pemerintahan adalah bagian pengawasan koperasi, dimana prinsipnya kopersi adalah dari dan untuk anggota dengan tujuan mensejahterakan anggotanya.

Baca berita : Fajar Paper Resmikan Bangunan Mushola AL- FAJAR di BLK SP KEP SPSI

“Satu instrumen yang dapat menyatakan bahwa koperasi tersebut sehat adalah diadakannya secara rutin pemeriksaan kesehatan, dan saya bangga bahwa FajarPaper rutin melaksanakan dan memenuhi persyaratan tersebut.” ungkapnya.

Sayhwono Adji, selaku Perwakilan Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Bekasi menambahkan bahwa pihaknya beberapa waktu yang lalu memberikan piagam dan plakat penghargaan untuk KKSA pada Koperasi Award karena menjadi salah satu koperasi yang terbaik di Kabupaten Bekasi.

“KKSA melaksanakan seluruhnya dengan tepat waktu dengan support dari manajemen perusahaan, baik dari segi penilaian pemeriksaan kesehatan dan juga dengan adanya pemberdayaan masyarakat dan UMKM dari bidang katering juga wisma KKSA,”ungkap Dede.

Baca berita : Peduli Kemanusiaan, Fajar Paper Bantu Korban Gempa Cianjur

Yustinus Kusumah, selaku Manajemen PT Fajar Surya Wisesa Tbk mengatakan KKSA didirikan pada tahun 1993.

“Tahun 1993 Koperasi kami baru terbentuk, dan sejalan dengan perkembangan yang ada kami merasa bahwa koperasi dapat berjalan dan berdiri sendiri dengan sehat namun tetap dengan pengawasan dan berada di lingkungan perusahaan, dimana kita melihat koperasi ini ada dan memberikan manfaat kepada karyawan FajarPaper yang berjumlah kurang lebih tiga ribu orang,” kata Yustinus.

Yustinus menjelaskan bahwa KKSA memiliki fasilitas dana simpan pinjam, sebab pada prinsipnya meminjam di kopersi lebih aman daripada meminjam kepada oknum yang tidak jelas, karena koperasi kita miliki menawarkan bunga yang yang cukup bangus,baik ketika kita menyimpan uang kita ataupun meminjam uang.

Baca berita : Fajar Paper Berikan Bantuan 17.000 Paket Alat Tulis Untuk 54 SD di Kabupaten Bekasi

“Koperasi Fajar Paper juga tersambung pada payroll kita, jadi karyawan tetap bisa mengontrol pinjaman mereka sesuai dengan kemampuan masing-masing. Oleh karena itu perusahaan terus mendukung KKSA baik dengan kerjasama penyediaan suplemen dan vitamin untuk karyawan ataupun untuk kebutuhan sembako yang akan kami sumbangkan dalam kegiatan CSR perusahaan kami.” jelasnya.

Ketua Koperasi Karyawan Surya Abadi Dadang Komara menambahkan, selain simpan pinjam,KKSA juga memiliki bidang usaha perdagangan retail, sewa rumah kost, dan catering.

Usaha tersebut kata Dadang Komara, semuanya melayani karyawan Fajar Paper.

“Sebelumnya juga kami juga melayani dalam persiapan paket lebaran untuk karyawan dan juga 30ribu paket sembako senilai 5 Miliar untuk buruh di seluruh Indonesia dan serah terima sembako tersebut diserahkan secara simbolis kepada Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, Msi. Kami juga berharap semoga kedepannya bisa mendapatkan kepercayaan dari lembaga pemerintah mengenai penyediaan dana dengan rate yang cukup baik.” ucapnya.

Baca berita : Fajar Paper Dukung Program SCG Sharing the Dream 2022 beri Beasiswa Untuk 83 Pelajar.

Ketua PUK SP KEP SPSI PT. Fajar Surya Wisesa Tbk, Usman Sopandi, menyampaikan bahwa berdirinya KKSA ini sejalan dengan visi mereka yang mana berdirinya koperasi tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan. Apalagi KKSA support oleh perusahan, mulai dari hal terkecil sampai tantangan yang besar.

“Melalui program CSR Perusahaan juga, kami belum lama bekerja sama antara pihak serikat pekerja, KKSA dan juga team CSR untuk melatih karyawan yang akan pensiun dapat lebih siap dengan memberikan pelatihan budidaya maggot, ikan dan tanaman hidroponik dengan menggunakan sampah organik dari limbah rumah tangga sebagai pakan maggot.”pungkasnya.

Untuk diketahui, Komitmen Fajar Paper sebagai produsen kertas kemasan daur ulang dalam mendukung kelestarian lingkungan hidup bukan hanya diwujudkan melalui penggunaan 100% kertas daur ulang.

Fajar Paper juga sangat peduli pada lingkungan hidup melalui pencanangan program Sustainability Waste Management, salah satunya yakni pengelolaan sampah plastik. Pengelolaan sampah plastik perlu dilakukan karena sifatnya yang tidak mudah terurai dan dapat menjadi penyebab pencemaran lingkungan darat dan perairan.

Karena itu, Fajar Paper mempertahankan visi untuk memanfaatkan sampah plastik hasil proses produksi tersebut dikirimkan ke bank sampah setiap harinya dan sebagian sampah plastik lainnya diproses di mesin pellet yang akan menghasilkan kurang lebih 100 ton pellet plastik per hari untuk dikirimkan kepada produsen peralatan plastik, seperti produsen pot plastik, palet plastik, dan lainnya. Sisanya sampah plastik akan dibakar pada 2 unit incinerator yang memiliki kapasitas total 250 ton per hari sehingga menghasilkan energi yang digunakan pada mesin produksi.(Martinus)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X