Pangkas Birokrasi UMKM, Bekasi Janjikan Izin Usaha Terbit Hitungan Jam

Info Daerah - Minggu, 18 Januari 2026 - 12:14 WIB
Pangkas Birokrasi UMKM, Bekasi Janjikan Izin Usaha Terbit Hitungan Jam
Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe (posisi tengah) (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH,COM. KOTA BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi membuka jalur cepat bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Birokrasi perizinan yang selama ini berbelit dipangkas drastis. Targetnya tegas: izin usaha terbit dalam hitungan jam dan UMKM Bekasi naik kelas hingga menembus pasar ekspor.

Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe memastikan, Pemkot tidak lagi menempatkan perizinan sebagai penghambat, melainkan sebagai pintu masuk percepatan ekonomi daerah.

“Kalau dokumennya lengkap, perizinan bisa selesai satu hari, bahkan hitungan jam. Kami tidak ingin mempersulit atau menghambat orang berusaha, karena itu justru akan berdampak pada pendapatan masyarakat dan daerah,” tegas Harris Bobihoe di Bekasi, Sabtu (17/01/26).

Baca jugaHujan Lebat Guyur Bekasi, Wali Kota Tri Adhianto Cek Pintu Air Prisdo

Menurut Harris, UMKM telah terbukti menjadi penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang paling adaptif, bahkan saat sektor industri besar menghadapi tekanan ekonomi.

Pernyataan tersebut disampaikan Harris saat meninjau operasional kembali Rumah Makan Sambel Hejo Sambel Dadak (SHSD) yang bangkit pascakebakaran. Ia menilai, pemulihan cepat unit usaha tersebut menjadi bukti bahwa kecepatan regulasi dan dukungan pemerintah sangat menentukan keberlangsungan UMKM.

Dorong Kemasan, Buka Jalan Ekspor

Setelah perizinan dipercepat, Pemkot Bekasi mengalihkan fokus pembinaan pada kualitas akhir produk, terutama pengemasan (packaging). Harris menegaskan, kelemahan utama UMKM lokal bukan terletak pada rasa atau bahan, melainkan pada tampilan produk yang belum kompetitif.

“Kita bantu bagaimana mereka mengolah, lalu mengemas produknya dengan baik. Kalau sudah rapi dan layak, peluang untuk berkembang sampai ekspor itu terbuka,” ujarnya.

Baca jugaWali Kota Bekasi Perintahkan Penambahan Penerangan Danau Duta Harapan

Dengan kemasan yang lebih modern dan standar, Harris optimistis produk UMKM Bekasi tidak hanya kuat di pasar lokal, tetapi siap bersaing di pasar global.

Sport City dan Kuliner Jadi Mesin Ekonomi Baru

Di tengah keterbatasan potensi wisata alam, Pemkot Bekasi menyiapkan strategi alternatif melalui pengembangan Sport City dan wisata kuliner sebagai magnet pertumbuhan ekonomi.

Harris menyebut, kolaborasi lintas sektor terus digenjot dengan melibatkan Dinas Koperasi dan UMKM, dunia usaha, serta pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca jugaWali Kota Bekasi Resmikan Pendopo RW 04 Teluk Pucung

Skema tersebut disiapkan bukan hanya untuk pengembangan usaha yang berjalan normal, tetapi juga sebagai jaring pengaman bagi UMKM terdampak bencana agar bisa bangkit cepat melalui kredit lunak dan pendampingan teknis.

“Kami sangat memperhatikan UMKM, bahkan yang kecil sekalipun. Karena kami sadar, penggerak ekonomi dan sumber pendapatan daerah itu bukan hanya industri besar,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X