INFODAERAH.COM, KAB.LEBAK – Ormas Jaringan Pemberdayaan Warga Sejati Banten (Jayagati) ini mendorong anggotanya tidak hanya jadi penonton, tetapi berani ikut dan memenangkan tender proyek APBD di Kabupaten Lebak.
Dorongan tegas itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Jayagati Banten, Achmad Syarif, saat buka bersama di Cafe Agil Futsal, Lewidamar, Rabu (18/3) petang.
Syarif menilai, peluang proyek pemerintah terbuka lebar. Apalagi, sejumlah anggota Jayagati sudah memiliki perusahaan jasa konstruksi yang layak bersaing.
“Kalau punya perusahaan dan memenuhi syarat, ikut saja tender. Kami siap kawal,” tegasnya.
Ia ingin anggota tidak ragu masuk ke arena proyek pemerintah. Menurut dia, langkah itu bukan hanya soal bisnis, tetapi juga peluang memperkuat peran organisasi dalam pembangunan daerah.
Selain itu, keterlibatan anggota diyakini bisa membuka lapangan kerja baru.
Syarif juga memberi peringatan keras terkait potensi kecurangan dalam proses tender. Ia memastikan organisasi tidak akan tinggal diam.
“Kalau ada kecurangan, lawan. Laporkan ke penegak hukum,” ujarnya.
Jangan Takut, Tapi Harus Siap
Panglima Jayagati, Apih Kuncung Juli Gebek, mengakui masih ada anggota yang belum berani ikut tender meski memiliki perusahaan.
Menurut dia, masalah utama ada pada kesiapan administrasi dan kelengkapan perusahaan.
“Harus kita siapkan matang. Semua syarat harus lengkap agar bisa lolos kualifikasi,” katanya.
Sementara itu, Bendahara Umum Jayagati, Ikwan, menekankan pentingnya soliditas internal. Ia meminta kekompakan yang sudah terbangun di DPC Lewidamar terus diperkuat lewat program nyata.
Acara tersebut dihadiri puluhan anggota Jayagati Lewidamar serta jajaran pengurus DPP. (Red)