INFODAERAH.COM, KOTA BEKASI – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., meresmikan Kriyaan Lansia ke-2 Kota Bekasi di GOR Bang Yan, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (8/7/2026).
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi menggelar kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun kota yang ramah bagi warga lanjut usia.
Sebanyak lebih dari 3.000 lansia berusia di atas 60 tahun dari 12 kecamatan mengikuti kegiatan ini. Mereka berpartisipasi dalam lomba angklung, peragaan busana, Line Dance, pameran kerajinan tangan, hingga menikmati penampilan penyanyi Victor Hutabarat.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat silaturahmi sekaligus mendorong para lansia agar tetap aktif, produktif, dan berdaya di usia senja.
Menteri Wihaji menilai Pemerintah Kota Bekasi telah memberi contoh dalam membangun lingkungan yang berpihak kepada warga lanjut usia. Menurutnya, lansia merupakan aset sosial yang tetap memiliki pengalaman dan kearifan untuk berkontribusi kepada masyarakat.
“Bekasi telah memberikan contoh yang baik. Lansia bukan kelompok yang harus dikasihani, tetapi aset sosial yang masih memiliki tenaga, bakat, serta kearifan hidup. Kami akan terus mendukung inovasi daerah agar para lansia dapat menjalani masa tua dengan sehat, mandiri, dan bahagia,” ujar Wihaji.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menilai kehadiran Menteri Wihaji menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai program pemberdayaan lansia yang selama ini dijalankan Pemerintah Kota Bekasi.
Lebihb lanjut Tri Adhianto mengatakan Kriyaan Lansia merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan ruang yang inklusif bagi seluruh kelompok usia. Program tersebut juga diperkuat melalui Sekolah Lansia yang kini telah diikuti lebih dari 3.000 warga.
” Kami tidak ingin mereka terasing atau terabaikan. Melalui kegiatan ini, kami melatih keterampilan gerak, mengasah daya ingat, serta membuka ruang bagi mereka untuk terus berkarya. Kriyaan Lansia menjadi bagian dari komitmen membangun Kota Bekasi yang layak bagi semua kelompok usia,” tegas Tri Adhianto.
Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Bekasi, Dr. dr. Kusnanto Saidi, menjelaskan Kriyaan Lansia merupakan agenda tahunan yang bertujuan menjaga kesehatan fisik dan mental warga lanjut usia melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan.
“Kriyaan Lansia ini merupakan agenda rutin tahunan yang kami susun khusus. Tujuannya sebagai sarana pencegahan dini terhadap masalah kesehatan fisik maupun mental di usia lanjut. Lomba angklung misalnya, melatih konsentrasi dan kerja sama tim; sedangkan Line Dance melatih keseimbangan tubuh serta menjaga kebugaran jantung. Antusiasme peserta yang datang dari seluruh penjuru wilayah sangat membanggakan. Selain lomba, kami juga menghadirkan sesi penyuluhan kesehatan dan penyampaian informasi mengenai hak-hak warga senior. Terima kasih atas dukungan penuh dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga serta semua pihak. Ke depannya kami akan terus tingkatkan kualitas dan jangkauan program agar setiap lansia di Bekasi bisa menikmati masa tuanya dengan layak dan bermakna,” jelas Kusnanto Saidi.
Kriyaan Lansia ke-2 Kota Bekasi menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia. Melalui kegiatan ini, para lansia mendapat ruang untuk tetap sehat, aktif, produktif, dan terus berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat. (Red)