Namun, upaya penanganan itu belum di sertai kesiapan pemerintahan-nya secara menyeluruh, baik itu di mulai daerah, tingkat kecamatan sampai tingkat Perintah Desa masih belum siap.
“Padahal keberhasilan satgas Covid-19 itu harus di bantu oleh perintahan desa yang luar biasa, oleh Kecamatan, dukungan struktur pemerintah daerah, itu yang saya lihat masih lemah,”imbuhnya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, mengutarakan bawah lemahnya peran serta pemerintah Desa dan kecamatan dalam mencegah penyebaran Covid-19,
terlihat dari munculnya perayaan-perayaan di wilayah Kabupaten Bekasi justru tidak memperhatikan Protokol Kesehatan (Prokes).
“Ada undangan itu terlaksana justru, pak camat-lah yang undang, Kepala Desanya-lah turut mengundang, yang seperti itu terlihat ketidak siapan,” tuturnya.
Kemudian, dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19. Fatma mengungkapkan, Pemkab Bekasi akan menerapkan saksi terhadap warga yang melanggar Prokes.