Sebab itu, di perlukan pengaturan yang tepat.
“Antisipasi munculnya fenomena Revenge Travel atau masyarakat membanjiri destinasi wisata pasca-pembatasan mobilitas.
Kabupaten dengan level 2 sudah dapat membuka objek wisata sebesar 50 persen dengan prokes ketat dan aplikasi PeduliLindungi,” ucap Sigit.
Di sisi lain, Sigit menyebut, harus ada kerjasama yang kuat dengan relawan agar dapat menambah kekuatan vaksinator.
Sehingga, capaian vaksinasi di wilayah aglomerasi dapat semakin maksimal.
Lebih dalam, Sigit menyatakan, kepada Forkopimda Jawa Timur untuk melakukan pengawasan dan penjagaan ketat,Terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke kampung halamannya masing-masing.
Rizki