“Perempuan di dunia politik melalui Hak Budget DPR, juga bisa ikut menetapkan anggaran yang berpihak pada program-program perempuan,” katanya.
Sementara itu, pemateri berikutnya Encop Sofia menyatakan salah satu tantangan yang di hadapi kaum perempuan ketika memasuki dunia politik sangat beragam salah satunya politik “dagang sapi” yang menyingkirkan perempuan dalam politik.
Encop mencontohkan saat menjual sapi, seringkali transaksi di recoki oleh para promotor mengerubuti keputusan orang untuk membeli sapi tersebut, sehingga calon pembeli tertarik.
“Promotor tersebut kemudian harus di bayar jasanya. Seperti halnya menjual sapi, hal yang sama juga di temukan di dunia politik,” tegas Encop.
Baca berita: Wabup Lebak Menerima Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI Beserta Mitra Kementrian.
Sayangnya, menurut Encop, biasanya perempuan jarang memiliki kemapanan ekonomi untuk politik.