INFODAERAH.COM, BEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi, A. Syafei menggelar kegiatan Jaring Aspirasi (Reses) I Tahun 2026 di wilayah RW 017, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Jum’at (13/2/2026) siang.
Kegiatan berlangsung di halaman warga RT 03 dan dihadiri para ketua RT/RW serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam reses awal tahun tersebut, sejumlah aspirasi warga mengemuka, mulai dari persoalan infrastruktur jalan, drainase, penerangan jalan umum (PJU), hingga layanan sosial seperti rumah tidak layak huni (rutilahu) dan ambulans.
A. Syafei menyatakan seluruh usulan warga akan dihimpun dan diperjuangkan untuk masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2027. Namun, untuk kebutuhan yang dinilai mendesak seperti PJU, ia akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait agar dapat direalisasikan pada tahun 2026.
“Beberapa usulan yang sifatnya urgent, seperti PJU, akan kami dorong agar bisa direalisasikan lebih cepat melalui dinas terkait,” ujarnya dihadapan warga.
Ketua RT 02 RW 017, Andi, menyampaikan aspirasi warganya terkait perbaikan saluran air di Gang Manggis serta pengaspalan jalan hingga perbatasan RT 04. Selain itu, persoalan sampah yang kian menumpuk dan kebutuhan armada pengangkut (baktor) juga menjadi perhatian.
Senada, perwakilan RT.03/RW.017, Indra menyampaikan bahwa warga mengusulkan perbaikan drainase dan pemasangan PJU di Gang Nian. Menurutnya, minimnya penerangan di wilayah tersebut berpotensi memicu tindak kriminalitas.
“Drainase dan PJU di Gang Nian sangat dibutuhkan, selain untuk mencegah genangan juga demi keamanan lingkungan,” kata Indra.
Sementara itu, perwakilan RT.05/RW.017, H. Aslam menyoroti persoalan infrastruktur jalan dan drainase di wilayahnya. Ia menyebut kawasan dekat Jalan Pulo Minas Raya kerap tergenang saat hujan deras, bahkan berujung banjir.
Dilokasi yang sama, RW.01 Perumahan Peninsula, Jakasetia, Agus Subekti meminta adanya penambahan anggaran program rutilahu agar lebih banyak rumah warga kurang mampu yang dapat diperbaiki.
Ketua RW.017, Firman Pribadi, berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak kembali berhenti di tahap perencanaan.
Ia menegaskan, sebelumnya warga telah berulang kali mengusulkan kebutuhan serupa melalui Musrenbang kelurahan dan kecamatan, bahkan dalam reses anggota dewan sebelumnya, namun belum terealisasi.
“Kami berharap kali ini benar-benar ada tindak lanjut. Infrastruktur jalan, drainase, rutilahu hingga pelayanan kesehatan seperti ambulans sangat dibutuhkan warga,” tegas Firman.
Menanggapi hal itu, A. Syafei memastikan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat hingga tahap pembahasan anggaran. Ia juga meminta perangkat wilayah untuk aktif mengawal usulan agar selaras dengan skala prioritas pembangunan Kota Bekasi.
Reses menjadi momentum bagi anggota legislatif untuk menyerap langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan, sekaligus memastikan program pembangunan tepat sasaran sesuai kebutuhan riil di lapangan.(Red)