Dalam penyelenggaraan MRC 2020 kali ini, Kementerian Agama RI bekerjasama dengan Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) dan International Robotic Training and Competition (IRTC) berusaha membuat terobosan untuk mengatasi tantangan terkini agar kegiatan edukatif teknologi seperti ini tetap berlangsung.
Oleh sebab itu, sebagian besar tahapan lomba dilakukan secara virtual karena menyesuaikan dengan sikon negara saat ini.
“Hari ini saya menyaksikan bagaimana siswa/i Ibtidaiyah yang setara dengan tingkat Sekolah Dasar menunjukkan kemampuannya. Ini kegiatan luar biasa yang harus kita dukung.
Jika kegiatan ini konsiten, saya yakin siswa/i madrasah kelak akan tampil menjadi pemain utama dalam pengembangan teknologi inovasi kedepan,” tutur Dedi Miing Gumelar, Direktur Komunikasi UIA yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pengarah MRC 2020.
Ahmad Umar selaku Direktur KSKK Kemenag RI berharap dengan kegiatan rutin yang digelar setiap tahunnya akan terus memotivasi siswa/i madrasah untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan pemahaman terhadap dunia teknologi serta inovasi yang akan sangat berguna bagi kemajuan Indonesia.
“Sesuai moto Madrasah Hebat Bermartabat, Kemenag RI ingin menjadikan Madrasah sebagai salah satu sumber pengembangan SDM dalam bidang Teknologi seperti robotik ini,” tegasnya.
Hal senada disampaikan juga oleh Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Islam As-Syafi’iyah, Prof. Dr. Dailami Firdaus. Menurutnya, MRC merupakan sebuah lompatan yang mengubah secara signifikan citra madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam yang maju dan visioner.
“Saya sangat bahagia bisa ikut terlibat aktif dalam kegiatan ini untuk mempersiapkan SDM sejak dini.
Ini menjadi tugas penting, khususnya bagi lembaga pendidikan tinggi seperti Universitas Islam As-Syafi’iyah, agar generasi muda siap menjadi pelaku yang berperan aktif di masa depan dan dapat menjadi tuan di rumah di negeri sendiri,” pungkasnya.
Sekedar mengetahui, grand final MRC 2020 dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama diperuntukan untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah yang berlangsung pada 26-28 Januari 2021 kemarin. Sesi kedua untuk tingkatan Madrasah Tsanawiyah sedang berlangsung sekarang dari tanggal 2-4 Februari 2021, dan sesi terakhir untuk tingkatan Madrasah Aliyah pada 8-10 Februari 2021 mendatang.
Untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah yang berlangsung kemarin ada 60 tim dari 108 tim yang berhasil menjadi juara dalam tujuh kategori yang telah diatur oleh panitia. (Nil)