Legislator PKS Kab. Luwu Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Bandang Lebak Banten

Info Daerah - Jumat, 7 Mei 2021 - 13:02 WIB
Legislator PKS Kab. Luwu Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Bandang Lebak Banten
 ()
Penulis
|
Editor

Sementara, Direktur Teladanku, Rama Yudhistira mengatakan kali ini program roadshow ramadan buka puasa bersama yatim di wilayah bekas banjir bandang Lebak Banten. Wilayah tersebut menjadi terisolasi diterjang bencana banjir dahsyat tahun lalu, longsoran perbukitan terjadi dimana mana memutus akses masuk ke wilayah mereka. Jembatan yang kokoh penghubung antar provinsi juga hanyut sejauh 15 km terseret arus banjir, geliat perekonomian warga yang rata rata petani pun nyaris terhenti.

“Kami memilih tempat ini selain ingin mengingatkan kembali kepada masyarakat khususnya para donatur bahwa ada saudara kita di pelosok pedalaman Lebak Banten ini yang sangat butuh perhatian dan bantuan kita,” ujarnya kepada media

Rama menambahkan, ia bersama tim Relawan Teladanku selain menggelar buka puasa bersama juga memberikan bantuan 1 buah mimbar khutbah untuk musholla Nurul Iman yang akan digunakan untuk kegiatan sholat Iedul Fitri pada lebaran tahun ini. Selain itu pula membagikan uang saku bagi 20 anak yatim.

Menurut Rama bantuan tersebut berasal dari donaturnya Hj. Sri Astuti yang juga Anggota DPRD Fraksi PKS Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan yang tahun lalu juga menyumbang 1 ekor sapi seberat 300 kg untuk kurban Iedul Adha bagi masyarakat terdampak bencana.

Ditempat yang sama Kepala Desa Ciladaeun, Yayat Dimyati mengucapkan rasa haru dan terimakasih nya kepada Relawan Teladanku khususnya legislator PKS Hj. Sri Astuti yang telah jauh jauh masih ingat dengan saudara saudaranya di pelosok pedalaman untuk berbagi dan peduli. “Kebaikan ini tidak bisa kami dilupakan oleh warga kami disini, semoga kepedulian ini menjadi pemberat amal apalagi di momen bulan suci ramadan. Semoga juga menjadi inspirasi bagi saudara saudara kita lainnya,” ucapnya setelah menerima bantuan mimbar dan kursi khutbah musholla.

Musholla Nurul Iman, kata Yayat, sekarang menjadi pusat keislaman selain lokasinya juga tak jauh dari jembatan yang hancur diterjang banjir juga menjadi tempat melaksanakan sholat Jum’at darurat. Bukan hanya itu musholla ini juga menjadi persinggahan bagi wisatawan yang hendak menuju kawasan wisata Negeri Diatas Awan. (Denis/Sar)

Halaman:
1
2

Tinggalkan Komentar

Close Ads X