Bergantian memberikan sambutan, Sekretaris Dinas Bina Maga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, Zainal Abidin Syah menjelaskan permasalahan yang ada di Kota Bekasi.
” Problem masalah di mulai pada tanggal 1 Januari 2020 Kota Bekasi mengalami banjir di beberapa titik dan menyebebkan genangan yg cukup banyak,
oleh sebab itu di butuhkan banyak anggaran di BMSDA terkait peraturan daerah tentang sistem drainase karena Kota Bekasi sendiri lahan sangat terbatas sehingga perlu dilakukan pembebasan lahan “
Menurutnya, infrastruktur jalan di Kota Bekasi sudah sangat terbatas dan membutuhkan biaya banyak,
karena pembebasan lahan seperti peningkatan kualitas dari aspal menjadi beton karena usia 5 tahun kondisi jalan perlu di lakukan evaluasi.
” Kondisi Geografis Kota Bekasi yg merupakan hilir juga sangat mempengaruhi seperti hujan di Bogor hujan lebat maka imbasnya di Kota Bekasi bisa banjir padahal tidak hujan sama sekali ” Ujarnya.
Zainal juga memberikan paparan tentang misi yang sedang menjadi fokus BMSDA Kota Bekasi selain Normalisasi Kali Bekasi, di antaranya seperti : penataan pengembangan jaringan jalan dan jembatan, pembangunan overpass, underpass, dan frontage untuk menghadapi proyek strategis nasional (PSN), serta penambahan polder, penyediaan jalur hijau di pedestrian dan median jalan.
Acara di lanjutkan dengan dialog interaktif, foto bersama dan tukar menukar cinderamata antara DPRD Kab. Cilacap dengan Pemerintah Kota Bekasi.