INFODAERAH.COM, LEBAK – Perseteruan antara anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Lebak Musa Weliansyah dengan Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya berbuntut panjang. Somasi yang dilakukan oleh Anggota DPRD melalui kuasa hukumnya tidak membuat Bupati Lebak takut sedikitpun.
” Atuh ga apa-apa somasi mah karena saya tidak menyebutkan nama orang, saya bilang oknum kan,” Ujar Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya kepada Infodaerah.com usai menghadiri Konfercab PWI di Sawarna. Rabu (16/11/22)
Iti juga menyinggung perihal somasi yang dilakukan oleh anggota DPRD Lebak tersebut, pasalnya dalam pidato yang viral dirinya tidak menyebutkan nama seseorang.
” Kalau dia somasi saya berarti dia yang merasa,” katanya.
Baca berita: Buntut Viral Pidato Bupati Lebak Diduga Singgung Wakil Rakyat, Anggota DPRD Desak Bupati Minta Maaf
Bupati dua periode ini juga menegaskan tidak perlu menyiapkan pengacara untuk menanggapi somasi yang dilakukan oleh anggota DPRD.
” Saya pake bagian hukum aja, ngapain pake pengacara saya akan hadapi semua kerena resiko pemimpin begitu,” tegas Iti
Kata dia , resiko pemimpin seperti itu, mau di kritik mau di gugat seperti Pilkades PTUN kan bupati yang di gugat perbedaan suara dan lainya itu bagian dari resiko karen lembaga jadi otomatis yang mewakili juga lembaga
” Intinya ini peringatan buat kita bersama, ketika ada program pemerintah mari kita kawal bersama kalau memang di lapangan tidak sesuai mari kita evaluasi dan kita perbaiki,” kata politisi Demokrat.
Baca berita: Bupati Lebak Perintahkan Camat Pampang Daftar Penerima Bansos
Jadi bukan berlaku hanya kepada anggota dewan kepada bupati tetapi kepada semua elemen masyarakat, karena kita pengen kita juga bantuan tepat sasaran dan tepat manfaat, tambah Iti.
Sebelumnya diberitakan beredarnya video Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat berpidato diacara Launching BLT BBM dampak inflasi daerah tahun 2022, yang bertempat di lapangan sepak bola di Kampung Harapan, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, mendapat tanggapan langsung dari anggota DPRD Lebak dari fraksi PPP Musa Weliansyah. Pasalnya, dalam pidato tersebut Bupati Lebak telah menyebutkan jika salah satu wakil rakyat telah menakutkan-nakuti kepala desa, Prades dan pendamping PKH.
Menurut Musa, dalam isi pidato yang diungkapkan oleh Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya tersebut ada poin yang terkesan menyinggung dirinya, meski tidak menyebutkan langsung nama dirinya.
Baca berita: Pemkab Lebak Keluarkan Surat Edaran Pada Pengelola Agen/E -warong
“Setelah saya menyimak isi video sambutan Ibu Bupati Lebak, ucapan tersebut jelas ditujukan kepada saya walau tidak menyebut nama. Apalagi Bupati pun sempat menyebutkan istrinya pun hadir disini, dan kebetulan istri saya adalah salah seorang Kades di Desa Cilangkap, Kecamatan Wanasalam, dan ada didalam acara tersebut,” kata Musa saat dihubungi, Rabu (9/11/2022). (Sar)