oleh

Menyikapi Survei Jelang Pilkada Kota Bekasi 2024 Masyarakat Harus Kritis dan Cerdas

INFODAERAH.COM, BEKASI – Pilkada serentak Kota Bekasi 2024 dihelat rentang waktu yang masih lama atau tiga tahun lagi. Namun sudah dua lembaga survei melansir hasil surveinya kepada publik.

” Ya anggap saja hiburan dan pemanasan jelang Pilkada. Ada kalanya survei juga untuk menframing kepentingan kandidat terutama munculnya nama- nama baru yang kurang populis,” jelas Pemerhati Kebijakan Publik Bekasi, Didit Susilo.

Dia menyarankan agar masyarakat lebih kritis dan cerdas, tidak berlebihan menyikapi hasil survei yang dilakukan menjelang Pilkada 2024 yang masih fluktuatif dan hanya bumbu – bumbu pemanasan politik.

BACA JUGA :

“Dalam survei itu masih berpeluang menjadi medium pembentukan sugesti, framing dan opini terhadap figur yang dimunculkan. Kan ada juga survei atas permintaan pihak tertentu. Itu wajar saja,” ungkapnya.

Menurutnya, kekritisan bisa dibangun dengan menilik inisiator survei, figur-figur yang dimunculkan, parameternya dan metodologinya.

Didit mengingatkan, survei popularitas dan elektabilitas figur untuk ditawarkan dalam Pilkada memiliki berbagai latar belakang. Salah satunya, membentuk sugesti  masyarakat terhadap figur tertentu atau menframing nama baru sebagai penjajakan.

” Ini juga untuk kepentingan para kandidat sebagai informasi dan referensi tingkat pertama masyarakat. ” Maka jangan terkecoh,” sarannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed