INFODAERAH.COM, TANGERANG SELATAN – Gubernur Andra Soni menerima kunjungan perwakilan Diaspora Banten di Kantor Gubernur Banten, eks Gedung Balai Latihan Kerja Kota Tangerang, Selasa (19/5/2026). Pertemuan itu membahas peluang kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), pendidikan, industri, hingga ketenagakerjaan di Provinsi Banten.
Baca juga : Gubernur Andra Soni Sambut Positif Tangsel Youth Football untuk Pembinaan Atlet Muda Banten
Andra menilai kemajuan Banten membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk jejaring intelektual, profesional, dan wirausahawan asal Banten yang berkiprah di berbagai daerah.
“Intinya, bagaimana kita semua berikhtiar agar Banten dapat maju dengan sumber daya manusia yang unggul,” ujar Andra.
Ia mengatakan, Banten memiliki modal besar dalam pengembangan kualitas manusia. Salah satu kekuatan daerah terlihat dari jumlah mahasiswa yang mencapai sekitar 1,8 juta orang dengan latar belakang keahlian yang beragam.
“Jumlah mahasiswa terbanyak di Indonesia itu ada di Provinsi Banten, sekitar 1,8 juta mahasiswa,” katanya.
Baca juga : 8 Ribu Titik Lampu Jalan Nasional di Banten Bermasalah, Gubernur Andra Soni Turun Tangan
Andra berharap kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten dan diaspora dapat menumbuhkan optimisme generasi muda untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi daerah. Ia juga mendorong adanya penyelarasan program diaspora dengan agenda pembangunan yang tengah dijalankan Pemprov Banten.
“Kita berharap kolaborasi ini dapat menumbuhkan kepercayaan bagi generasi muda, khususnya di Banten. Kami ingin melihat apa yang sedang dikerjakan oleh teman-teman diaspora dan apa yang bisa dikerjasamakan dengan Pemprov Banten untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Diaspora Banten sekaligus CEO Levner Consulting, Gugi Yogaswara, mengatakan pertemuan tersebut menjadi ruang bertukar ide dan gagasan terkait pengembangan Banten ke depan.
Menurut Gugi, diskusi berlangsung terbuka dan menitikberatkan pada langkah konkret yang dapat diwujudkan bersama melalui jejaring diaspora Banten.
“Kami membahas kemungkinan kerja sama dari jejaring intelektual Banten yang berkiprah di dalam maupun di luar daerah. Kami melihat banyak hal di Banten yang bisa ditingkatkan. Tadi kami juga ditantang untuk memberikan ide, bukti, cetak biru, serta rencana aksi yang jelas,” kata Gugi.